Hiduplah dengan Tujuan, Kemudian Nikmati Prosesnya !

Daftar Isi [Tampil]
Rubrikpena.com - Sukses, cerdas, kaya dan bahagia. Ya, itulah yang diinginkan semua orang. Itulah ambisi dunia para kaum muda khususnya untuk meningkatkan kualitas dan kehormatan diri serta keluarganya. Tak ada yang tak ingin sukses, tak ada yang tak ingin cerdas, dan tak ada yang tak ingin memperoleh kebahagiaan baik berupa tahta maupun harta dengan penghargaan dan pengakuan dari setiap manusia. Apalagi jika itu semua didapatkan dengan segala kemudahan, cepat dan instan. Intinya tanpa ada proses yang harus dilalui. Tanpa harus bekerja keras, berdoa, dan bersusah-susah terlebih dahulu untuk mendapatkan semua hal yang diinginkan. Rasanya ingin seperti berada di negeri mimpi. Apa yang kita mau saat ini maka ia akan hadir pada saat ini pula.

dok. pribadi-rubrikpena.
Namun inilah hidup dan fitrahnya manusia. Tak ada proses/usaha untuk mencapai sebuah cita-cita maka tak akan ada hasil yang akan di raih. Karena pada dasarnya Tuhan hanya memerintahkan manusia untuk berusaha. Hasil berupa kesuksesan, kekayaan, tahta dan kecerdasan atau berupa apa pun itu sehingga akan melahirkan kebahagiaan itulah di luar kuasa manusia. Namun hasil akan sebanding dengan apa yang manusia usahakan. Allah pun menjanjikan akan memberikan sebuah kebahagiaan bagi mereka laki-laki maupun perempuan terhadap apa yang telah mereka usahakan.

Berusaha/berproses merupakan sebuah kunci untuk mencapai kesuksesan itu sendiri. Jangankan kita bekerja keras dengan segenap waktu, biaya dan pikiran kita untuk mendapatkan segala hasil yang kita inginkan. Ketika kita sedang memimpikan sebuah impian itu sendiri pun adalah sebuah proses awal di mana kita telah melakukan tahapan proses dalam meraih kesuksesan/kebahagiaan itu.
Baca juga : Kalimat ini ringan namun disukai Allah

Allah swt mengajarkan kepada makhluknya untuk berproses. Dari mulai penciptaan alam semesta, penciptaan hewan, tumbuhan bahkan penciptaan manusia itu sendiri merupakan sebuah proses di mana menjadi sebuah pelajaran bahwa sang Maha Pencipta saja menciptakan sesuatu melalui tahapan-tahapan tertentu, maka sudah barang tentu kita manusia yang lemah dan tak memiliki kuasa apa pun harus mengambil pelajaran-pelajaran penting yang telah Allah dan Rasul-Nya ajarkan.
Lihatlah Allah mengatakan dalam sebuah ayat :

إِنَّ اللَّهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ
Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, kecuali kaum itu merubah sendiri apa yang ada pada diri mereka. (Q.S. Ar-Ra’du : 11)

Manusia memiliki nafsu untuk senantiasa meniadakan kata “proses” dalam setiap tujuan meraih impian yang ingin ia capai. Atau bahkan seringkali pasrah dengan keadaan yang tengah ia rasakan saat ini. Maka dengan pemikiran yang seperti ini jangan pernah kita mengharapkan revolusi yang besar dalam setiap kehidupan kita, baik itu untuk kehidupan dunia yang lebih baik maupun untuk kehidupan yang paling inti yaitu kehidupan akhirat kelak berupa surga-Nya Allah swt.

Maka dengan ini marilah kita memimpikan dan menuliskan segenap cita-cita,  kemudian berdoa, berusaha dan kembali pasrahkan semuanya kepada Sang Pencipta. Karena kita adalah orang-orang yang beriman, maka dalam setiap proses itulah kita senantiasa mengharapkan keridho-an Allah SWT sebagai nilai ibadah kita dalam tujuan meng-hamba kepada-Nya.

-SALAM SUKSES BAGI SELURUH  PENIKMAT PROSES DALAM SETIAP KEHIDUPANNYA-
 Edisi Revisi -

Penulis :  [fieck_taw]

0 Response to "Hiduplah dengan Tujuan, Kemudian Nikmati Prosesnya !"

Post a Comment

Gimana Artikelnya Gan? Tulis komentar di bawah ini ya !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 mgid

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel mgid