Jalan Rezeki Bagi Orang yang Pandai Bersyukur

Daftar Isi [Tampil]
jalan rezeki bagi orang yang pandai bersyukur
Rubrikpena.com - Hidup selalu dihadapkan dengan pilihan. Termasuk pilihan untuk bersyukur atau kufur atas limpahan nikmat Allah. 

Namun, jika kemudian kita merenungkannya. Tak ada satu alasan apa pun yang mengantarkan kita untuk memilih jalan kufur atas nikmat-Nya. Karena nikmat Allah itu tidak pernah bisa terhitung jumlahnya.

Sebagaimana dalil Al-Qur’an Surah An-Nahl: 18 mengenai nikmat Allah yang tiada terhingga:

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya: “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nahl: 18)


Ketika dengan sadar kita merasakan besarnya nikmat Allah, maka bersyukur adalah cara terbaik untuk berterima kasih kepada-Nya.

Syukur Erat Kaitannya dengan Rezeki

syukur erta kaintannya dengan rezeki
Sebagai orang yang beriman dan meyakini akan eksistensi Tuhan. Maka, kita juga kemudian meyakini bahwa setiap rezeki yang kita terima setiap harinya bersumber dari-Nya.

Ada banyak cara bagaimana kita bisa memperoleh rezeki dari Allah. Misalnya dengan berusaha, sedekah, dan bersyukur.

Lantas, apa alasannya yang kemudian ketika kita bersyukur bisa mendapatkan limpahan rezeki? Dalam sebuah ayat Allah menerangkan mengenai salah satu keutamaan dari bersyukur, yang kemudian bisa kita jadikan sebagai jalan untuk memperoleh rezeki. 

Penjelasannya terdapat dalam Q.S. Ibrahim, ayat 7:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ


Artinya : “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (Q.S. Ibrahim: 7)

Ayat ini merupakan janji Allah bagi orang-orang yang mau bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan. Sekaligus Allah juga memberikan peringatan keras bagi orang-orang yang mengingkari segala nikmat dengan azab yang pedih.


Maka, selanjutnya kita tinggal menentukan pilihan. Bersyukur atau kufur atas nikmat Allah yang begitu besar.

Cara Bersyukur Atas Nikmat Allah

Bersyukur adalah sebuah perilaku ibadah. Karena mensyukuri nikmatnya-Naya adalah sebuah perintah dari-nya. 

Mengenai cara bersyukur, Imam Al-Ghazali memberikan 4 cara bersyukur atas nikmat Allah, yaitu:

1. Bersyukur dengan Hati

Caranya, yaitu dengan menyadari dan meyakini dengan sepenuhnya bahwa segala kenikmatan rezeki yang didapatkan datang dari Allah SWT. 

2. Bersyukur dengan Lisan

Cara bersyukur dengan lisan ialah dengan mengucap syukur kepada Allah dengan membaca kalimat Alhamdulillah (segala puji bagi Allah). 

Karena hakikatnya setiap rezeki itu datangnya dari Allah, meskipun melalui perantara manusia. Maka kalimat syukur ini pantas diucapkan ketika kita tengah mendapatkan rezeki atau sebuah kenikmatan.

3. Bersyukur dengan Perbuatan

Bersyukur dengan cara ini adalah dengan memanfaatkan setiap rezeki yang diterima di jalan yang Allah ridhoi. Misalnya dipergunakan untuk beribadah kepada Allah, bersedekah, berzakat, dan berbagai jalan kebaikan lainnya.

4. Bersyukur dengan Menjaga Kenikmatannya

Terakhir, cara bersyukur atas nikmat Allah adalah dengan menjaganya. Misalnya ketika kita tengah diberikan kenikmatan berupa kesehatan. 

Maka cara bersyukurnya adalah dengan menjaga kesehatan tubuh kita dengan menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit.

Baca Juga:
Itulah berbagai ulasan mengenai syukur atas nikmat Allah yang kita rasakan setiap harinya. Jadikan rasa syukur adalah sebuah kewajiban bagi diri kita. Bukan hanya sebuah pilihan yang berbanding dengan kekufuran. Agar kemudian kita bisa memperoleh berbagai kemanfaatan atas rasa syukur itu.

Tidak ada satu alasan apapun yang bisa memaksa kita untuk tidak bersyukur atas nikmat-nikmat Allah. Maka, bersyukurlah!

Video: Ketika Jatuh Cinta!

0 Response to "Jalan Rezeki Bagi Orang yang Pandai Bersyukur"

Post a Comment

Gimana Artikelnya Gan? Tulis komentar di bawah ini ya !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 mgid

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel mgid